Dosen USK Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Mahasiswa Magang di IP2MP Gayo
Dosen dari Departemen Agroteknologi Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap mahasiswa peserta Program Magang Berdampak yang sedang menjalankan kegiatan praktik lapang budidaya kopi di IP2MP Gayo. Ketua tim monev, Siti Hafsah disambut langsung oleh Ishar, selaku Koordinator IP2MP Gayo. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman langsung di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, tim Monev meninjau pelaksanaan program magang, berdiskusi dengan mahasiswa mengenai capaian pembelajaran, serta mengevaluasi berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama berada di IP2MP Gayo. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat kerja sama antara Universitas Syiah Kuala dengan IP2MP Gayo dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanian.
Melalui Program Magang Berdampak, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan, sehingga memiliki kompetensi yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian, khususnya di wilayah Gayo yang kopi arabikanya telah di akui dunia.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan presentasi oleh enam mahasiswa peserta magang sesuai dengan judul dan topik yang telah dilaksanakan selama program magang. Dalam presentasinya, mahasiswa memaparkan hasil kegiatan budidaya kopi arabika yang meliputi teknik pembibitan, pemeliharaan gulma tanaman, teknik pemangkasan, identifikasi dan pengendalian hama PBKo, identifikasi tingkat serangan penyakit Hemileia vastatrix hingga pasca panen tentang analisis mutu fisik kopi arabika proses honey. Selain menyampaikan hasil pengamatan di lapangan, mahasiswa juga memaparkan pengalaman, kendala yang dihadapi, serta solusi yang diterapkan berdasarkan pendekatan ilmiah.
Melalui kegiatan presentasi ini, dosen pembimbing memberikan masukan, evaluasi, dan arahan sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa serta memastikan tujuan Program Magang Berdampak tercapai secara optimal. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan praktis, serta siap berkontribusi dalam pengembangan budidaya kopi arabika yang berkelanjutan di Indonesia.